Seremoni Peresmian Berlangsung Meriah, Warga Soroti Jalan Desa yang Masih Tertinggal


SAMPANG (GARUDA PERS)
Presiden Prabowo Subianto meresmikan Jalan Kedungdung–Bringkoning di Kabupaten Sampang, Jawa Timur, sebagai bagian dari program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah Tahun 2025. Ruas jalan sepanjang 1,5 kilometer tersebut dibangun dengan anggaran mencapai Rp14 miliar.

Sebelum peresmian, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melaporkan bahwa pembangunan Jalan Kedungdung–Bringkoning merupakan salah satu proyek yang masuk dalam program peningkatan infrastruktur daerah yang dibiayai pemerintah pusat.

Namun di balik peresmian tersebut, muncul suara kritis dari masyarakat yang menilai pembangunan jalan di wilayah mereka belum merata. Sejumlah warga mengaku masih banyak ruas jalan desa yang hingga kini belum tersentuh pembangunan, bahkan setelah puluhan tahun menunggu.

Salah seorang warga melalui media sosial menyebut jalan yang ditampilkan saat kunjungan Presiden hanyalah sebagian kecil dari kondisi infrastruktur yang ada di lapangan.

"Yang ditunjukkan hanya bagian ujung jalannya saja. Jangan sampai masyarakat terkecoh. Saya sebagai warga menyaksikan sendiri sudah puluhan tahun tidak ada perbaikan. Seperti di Desa Lar-Lar, Dusun Patemon, Dusun Kayu Abuh Laok, termasuk Dusun Rangas yang sampai sekarang belum tersentuh aspal sama sekali," tulis warga tersebut.

Keluhan itu memunculkan pertanyaan mengenai pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Warga berharap perhatian pemerintah tidak berhenti pada ruas jalan yang menjadi proyek percontohan atau lokasi kunjungan pejabat, melainkan menjangkau seluruh akses jalan yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat.

Di sisi lain, pemerintah menjelaskan bahwa pembangunan Jalan Kedungdung–Bringkoning merupakan bagian dari program nasional yang tersebar di berbagai daerah Indonesia. Secara keseluruhan, Inpres Jalan Daerah Tahun 2025 mencakup pembangunan dan peningkatan jalan sepanjang 1.151 kilometer yang tersebar di 37 provinsi.

Program tersebut diharapkan mampu memperkuat konektivitas antarwilayah, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah.

"Hari ini saya resmikan Instruksi Presiden Tahun 2025 jalan daerah sepanjang 1.151 kilometer di seluruh Indonesia," ujar Presiden Prabowo saat acara peresmian yang ditandai dengan penekanan sirene bersama.

Meski demikian, keluhan warga menjadi catatan yang tidak bisa diabaikan. Sebab, keberhasilan pembangunan infrastruktur sejatinya tidak hanya diukur dari panjang jalan yang dibangun atau nilai anggaran yang digelontorkan, melainkan dari sejauh mana pembangunan tersebut mampu menjawab kebutuhan masyarakat hingga ke pelosok desa yang selama ini masih menanti akses jalan yang layak. 

BERITA NASIONAL
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar